Oleh: Drs. Sudono Syueb, MSi., M.H.
Dosen Fikom, Unitomi, Surabaya
Pengertian Komunikasi Politik
Komunikasi Politik adalah komunikasi yang melibatkan pesan-pesan politik dan aktor-aktor politik, atau berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan pemerintah.
Pngertian Politik Secara Etimologis
Kata politik berasali dari kata polis dalam bahasa Yunani. Kata ini memiliki arti yaitu negara kota. Dari kata ini diperoleh maksud bahwa politik adalah serangkaian kegiatan yang terkait dengan pengambilan keputusan dalam kelompok, atau bentuk lain dari hubungan kekuasaan individu, distribusi sumberdaya alam dan status.
Cabang ilmu sosial yang mempelajari politik dan pemerintahan disebut sebagai ilmu politik.
Politik ialah interaksi antara pemerintah dengan masyarakat dalam rangka proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.(Ramlan surbakti 1999:1)
Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu antara lain:
politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (Teori Klasik Aristoteles).
Politik adalah hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan Publik pemerintahan dan negara.
Politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik Pemerintahan
Sedangkan politik secara terminologis dapat diartikan
1. Menunjuk kepada satu segi kehidupan manusia bersama dengan masyarakat. Lebih mengarah pada politik sebagai usaha untuk memperoleh kekuasaan jabatan, memperbesar atau memperluas serta mempertahankan jabatan kekuasaan (politics). Misal: kejahatan politik, kegiatan politik uang, hak-hak politik.
2. Menujuk kepada “satu rangkaian tujuan yang hendak dicapai” atau “cara-cara atau arah kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu”. Lebih mengarah pada kebijakan (policy). Misal: politik luar negeri, politik dalam negeri, politik pendidikan yang berkualitas.
3. Menunjuk pada pengaturan urusan masyarakat dalam segala aspek kehidupan. Pemerintah mempermudah urusan masyarakat yang positif, masyarakat melakukan koreksi serta memberikan solusi masukan terhadap pemerintah dalam melaksanakan tugasnya (siyasah).
Dengan pengertian ini, sebagai sebuah ilmu terapan, komunikasi politik bukanlah hal yang baru. Komunikasi politik juga bisa dipahami sebagai komunikasi antara "yang memerintah" dan "yang diperintah" atau sebaliknya.
Menurut Gabriel Almond (1960): komunikasi politik adalah salah satu fungsi yang selalu ada dalam setiap sistem politik sejak dahulu kala.
Gambar Sistem Politik versi Gabriel Almond
Dengan begitu, komunikasi politik adalah sebuah proses komunikasi dinamis antar struktur sistem politik dan antara struktur sistem politik dan rakyat yang berkaitan dengan pesan-pesan politik.
Jika pesan politik itu berasal dari rakyat maka bentuknya ada 2: Support (Dukungan) dan demand (tuntutan). Lihat gambar David Easton
Gambar Sistem Politik menurut David Easton
Jika berasal dari pemerintah maka bentuknya adalah Kebijakan (Polecy) berupa UU, KEPPRES, INPRES, SE Menteri, Perda, Pergub, Perbub dan Perwali.
Pengertian Komunikasi Politik Menurut Para Ahli
Beberapa ahli mengemukakan pengertian dari komunikasi politik sesuai dengan pengamatan dan pendapatnya masing-masing, berikut penjelasannya.
1. Mueller (1973)
Muelller mendefinisikan komunikasi politik ialah hasil yang memiliki sifat politik, apabila ditekankan kepada hasil. Sedangkan apabila komunikasi politik didefinisikan dengan menekankan pada fungsi dalam sistem politik ialah komunikasi yang terjadi dalam suatu sistem politik serta terjadi di antara sistem tersebut dengan lingkungannya.
2. Almond dan Powell
Menurut Almond dan Powell, komunikasi politik adalah fungsi politik yang bersama-sama memiliki fungsi lain yaitu agregasi, artikulasi, rekrutmen dan sosialisasi yang hadir dalam suatu sistem politik. Komunikasi politik hadir sebagai prasyarat atau prerequisite untuk memenuhi fungsi-fungsi politik yang lainnya.
3. Dr. Rusadi Kartaprawira
Apabila dilihat dari kegunaannya, maka komunikasi politik dapat diartikan sebagai penghubung dari pikiran politik yang hidup dalam masyarakat baik golongan, intra, asosiasi, institusi maupun sektor kehidupan dalam politik pemerintahan.
Rusadi juga berpendapat bahwa komunikasi politik ialah suatu pendekatan dalam pembanungunan politik. Melalui komunikasi politik maka tokoh-tokoh yang terlibat dalam meletakan basis guna menganalisis permasalahan yang muncul serta berkembang secara keseluruhan proses untuk perubahan politik dari suatu bangsa.
4. Fagen (1966)
Fagen mengemukakan bahwa komunikasi politik ialah suatu aktivitas komunikasi yang dianggap politis berdasarkan konsekuensinya, keaktualannya, serta potensi yang dimiliki untuk dapat berfungsi dalam sistem politik.
5. Meadow (1980)
Komunikasi politik menurut Meadow adalah aktivitas dari setiap pertukaran simbol maupun pesan dan sebagian besar telah dibentuk oleh para aktor yang memiliki peran dalam komunikasi tersebut, komunikasi politik juga memiliki konsekuensi untuk sistem politik.
6. Roelofs
Roelofs menyampaikan definisi dari komunikasi politik dengan lebih sederhana. Komunikasi politik menurut Roelofs ialah pembicaraan mengenai politik atau kegiatan politik yang dilakukan dengan berbicara.
7. Miriam Budiardjo
Budiarjo berpendapat bahwa komunikasi politik ialah salah satu fungsi dari partai politik, yaitu untuk menyalurkan beraneka ragam pendapat maupun aspirasi dari masyarakat, serta mengatur aspirasi tersebut dengan sedemikian rupa. Komunikasi politik juga menjadi wujud dari penggabungan kepentingan serta perumusan kepentingan yang berguna untuk memperjuangkan publik policy atau kebijakan publik.
8. Rauf
Komunikasi ialah suatu kegiatan politik guna menyampaikan pesan yang memiliki ciri politik oleh aktor politik kepada pihak lain. Kegiatan dari komunikasi politik memiliki sifat empiris karena dilakukan secara nyata dalam kehidupan sosial. Namun, komunikasi politik juga dapat menjadi kegiatan ilmiah serta sebagai kegiatan politik dalam sistem politik.
9. Astrid S Soesanto
Komunikasi politik menurut Astrid ialah komunikasi yang diarahkan pada suatu pencapaian yang memiliki pengaruh sedemikian rupa, sehingga masalah-masalah yang dibahas oleh baragam jenis kegiatan komunikasi politik dapat mengikat seluruh warganya melalui sanksi yang telah ditentukan bersama oleh lembaga politik.
10. Dan Nimmo
Komunikasi politik memiliki fungsi untuk mengatur perbuatan manusia dalam kondisi konflik serta dalam konsekuensinya. Kegiatan dari komunikasi politik mencakup komunikator politik seperti aktivis, konsultan, politisi, marketing, profesional dan juru bicara, mancakup pula persuasi, pesan politik, media politik, khalayak ramai serta akibat apa yang ditimbulkan dalam proses dari komunikasi politik yang terjadi.
Itulah pengertian dari sepuluh ahli mengenai komunikasi politik. Secara garis besar, komunikasi politik dapat diartikan sebagai aktivitas komunikasi yang berisi mengenai pesan politik dan memiliki konsekuensi dalam prosesnya.
0 Komentar